Pamijahan -MCBR.com

Bogor-Dengan adanya,Taman Nasional Gunung Salak Endah( TNGSE ),Seharusnya berdampak positif bagi keseluruhan,baik warga masyarakatnya ,pemerintahan desa,ataupun pemerintahan Daerah,Namun tidak demikian yang terjadi dengan Taman Nasional Gunung Salak Endah(TNGSE),dari tahun -tahun hanya dapat di rasakan atau di nikmati segelintir orang ataupun sekelompok orang saja.

Hal tersebut di pertegas oleh kepala Desa Gunung Bunder H.Juanda beberapa waktu yang lalu saat di konfirmasi awak media/PWRI di kediamannya,minggu 5/05/2019 sekitar pukul 15,20 wib menegaskan ,”Saya tidak mengerti dan tidak pernah di libatkan dalam hal apapun mengenai kepengelolaan Taman Nasional Gunung Salak termasuk berdirinya koperasi di sana sebagai pengelola seperti apa perizinan bagaimana bentuk kerja samanya,Dan tidak ada kontribusi apapun untuk desa ,berdirinya koperasi itupun saya tidak pernah di minta izin atau di beritahu,namun saya mendapat kabar dari warga ,selebihnya apapun bentuk berdirinya koperasi itu saya tidak tau ,”tegas kades.

Insert-Kades Gunung Bunder H.Juanda

 

Dan untuk itu saya minta kepada pemerintahan kabupaten Bogor serta dinas terkait harus segera turun tangan mencarikan solusi agar pengelolaan TNGSE dan TNGHS lebih baik lagi ,lebih transparan serta melibat semua unsur elemen yang ada,agar supaya dampak nyatanya dengan adanya Taman Nasional Gunung Salak Endah yang masuk di wilayah desa Gunung Bunder,ataupun TNGHS di Desa Gunung Sari dapat sama-sama di rasakan manfaatnya oleh masyarakat banyak,terutama untuk mereka yang ada di 2 desa ini ,”tutup kades.( dyt )

 

Editoring

 

4Liv

 

 

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *