‎KOTA BEKASI – kabaripost

Perjalanan skuad futsal putra Kabupaten Bogor, harus terhenti di posisi runner-up Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.

‎Skuad putra Kabupaten Bogor harus puas meraih medali perak, usai dikalahkan tuan rumah Kota Bekasi dengan skor tipis 5-4 pada partai final Porprov XV Jawa Barat 2026, yang berlangsung di GOR Bang Yan Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Senin (8/11/2026).

‎Meski hanya meraih medali perak, namun permainan Kaka cs selama babak penyisihan grup hingga lolos ke final, selalu menjadi ancaman bagi tim-tim yang bertemu Kabupaten Bogor.

‎Hal itu terbukti, selama babak penyisihan hingga lolos final skuad putra yang diarsiteki M Yoga dkk belum terkalahkan. Hanya sekali bermain imbang dengan tim tuan rumah di laga pertama penyisihan grup. Selebihnya kemenangan.

‎Usai laga, Pelatih Futsal Putra M Yoga mengaku tidak puas dengan keputusan-keputusan wasit yang dianggap merugikan pemain Kabupaten Bogor.

‎”Ini kesalahan saya. Kalau teman-teman pemain mau marah silahkan ke saya,” kata M Yoga saat membangunkan kembali semangat pemain di ruang ganti.

‎”Saya minta maaf atas kegagalan ini. Tapi ingat teman-teman perjalan kalian bukan hanya di Porprov saja, tapi masih ada PON. Jadi kalian harus bangkit dan tetap semangat,” kata M Yoga.

‎Sementara itu Ketua AFKAB Bogor, Ade Kurniawan mengaku tidak puas atas kepemimpinan wasit yang berpihak terhadap tuan rumah.

‎”Kita bisa lihat langsung kan bagaimana perlakuan wasit terhadap pemain kita. Jadi wajar saja kita kalah dari mereka,” kata Aji Codet sapaan akrab Ketua AFKAB Bogor ini.

‎Meski demikian, Aji Codet tetap memberikan apresiasi kepada pemain-pemain tuan rumah yang telah memenangkan laga dan meraih medali emas.

‎”Selamat kepada tim tuan rumah yang Poprpov XV Jabar 2026 ini keluar sebagai juara,” kata Aji.

‎Ditempat yang Manager Tim Futsal Putra, Hendri Aji, mengapresiasi perjuangan pemain sepanjang pertandingan final berlangsung.

‎”Pemain sudah berjuang maksimal, coaching staff juga sudah maksimal, kita sudah persiapkan tim ini juga dengan mental yang sebegitu kuat.

‎Persiapan kita juga meskipun cukup panjang, waktu berproses juga ini banyak pengorbanan yang sudah kita kerjakan. Tapi apapun hasilnya memang rezekinya kita masih perak,” kata Aji.

‎Tak hanya itu Aji juga menilai, pertandingan final melawan tuan rumah, permainan Kabupaten Bogor lebih unggul, baik secara kualitas maupun penguasaan bola.

‎”Tapi kita bisa paham gimana per individu, gimana permainan tim kita bisa mengatasi semua tekanan.

‎Tapi ya momen-momen tertentu kita ternyata dirugikan oleh keputusan-keputusan wasir. Itu berpengaruh terhadap jalannya pertandingan dan kemenangan tim,” kata Aji.

‎”Selesai pertandingan juga saya sudah bicara dengan perangkat pertandingan, tolong kinerja wasit dievaluasi.

‎Karena jalanan pertandingan, kualitas pertandingan itu ditentukan oleh kinerja wasit,” tegas Aji.

‎”Kita sudah punya tim yang bagus, tapi kalau kinerja wasitnya buruk, ya hasil pertandingan seperti itu. Emosi tidak bisa terkontrol, pertandingan jadi diwarnai dengan hal yang tidak sesuai aturan. Tapi apapun hasilnya kita harus terima,” kata Aji.

‎”Hasil ini harus tetap kita syukuri, yang pasti tim ini mudah-mudahan ke depannya mereka punya masa depan yang cerah. Saya yakin, karena semua mata sudah bisa melihat bagaimana kinerja mereka di lapangan.

Sekali lagi kami juga mohon maaf kepada Kontingen, KONI, Pemkab Bogor serta seluruh masyarakat Kabupaten Bogor, bahwa Porprov XV Jabar 2026 ini kami belum mampu mempersembahkan medali emas,” kata Aji. **

‎Foto Bersama: Pemain Futsal Putra Kabupaten Bogor berfoto bersama usai UPP di GOR Bang Yan, Kota Bekasi, Minggu (8/11/2026). (Dok. Humas Kontingen Kabupaten Bogor).

‎

By admin