Jakarta, kabaripost.com – Indonesia bertekad menjadi eksportir ikan hias nomor satu dunia pada 2025-2026. menurut, Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Budi Sulistiyo, peluang ekspor ikan hias masih sangat terbuka, bahwa adapun target tersebut dicanangkan berdasarkan kekayaan alam Indonesia yang memiliki keragaman jenis ikan hias air tawar maupun ikan air asin(laut), ujar Budi Sulistiyo pada jumpa pers di Kantor KKP. Kamis 06/06/2024.

“Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan Indonesia bakal menjadi eksportir ikan hias nomor 1 setelah berhasil menyalip Singapura pada tahun 2023 lalu,”

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PSDPKP) KKP Budi Sulistiyo menyampaikan, nilai ekspor ikan hias Indonesia tahun lalu tercatat sebesar US$39,06 juta atau berada satu level di bawah Jepang sebesar US$48,76 juta. “Saat ini menempati rangking 2 setelah Jepang, pencapaian ini mungkin 3-4 tahun lalu masih di 5 besar, akan tetapi kami bekerja bersama-sama dengan berbagai unsur terkait secara konsisten menjadi naik kenomor 2,” ujar Budi Sulistiyo pada saat Bincang Bahari bertemakan (Potensi Industri Ikan Hias Melalui Nusatic 2024).

Baca juga : Jakarta Half Marathon: Lomba Lari Merayakan Semangat Sukses Jakarta untuk Indonesia

“Sekadar informasi, pencapaian ekspor ikan hias Indonesia pada 2023 itu sekaligus menyalip realisasi ekspor yang dilakukan Singapura sebesar US$33,92 juta pada periode yang sama,”

Atas dasar pencapaian tersebut, Budi Sulistiyo meyakini Indonesia takkan lama lagi bisa menyalip Jepang dan menjadi eksportir ikan hias nomor 1(satu). Oleh karena itu, dia meminta seluruh pemangku kebijakan serta Stakeholder terkait agar menjalankan perannya dengan baik supaya target tersebut bisa tercapai.

“Dalam waktu dekat ini kita bisa menjadi nomor 1(satu). Semuanya harus bergerak bersama-sama karena ini bukan hanya devisa yang naik, akan tetapi juga lapangan usaha,” Pungkas Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PSDPKP) KKP Budi Sulistiyo.

Baca juga : Dukung Pemilu 2024, BEM UIC Jakarta Bagikan Ribuan Selembaran Serukan Pemilu Damai

Senada dengan Budi Sulistiyo, ketua Umum Nusatic 2024 Sugiarto Budiono menambahkan Indonesia memiliki kelebihan dari sisi iklim dalam mengembangkan ikan hias, karenanya ia mendukung terselenggaranya pameran berskala internasional sebagai upaya mempromosikan keanekaragaman ikan hias Nusantara, imbuhnya.

Sugiarto Budiono berharap, dalam beberapa tahun ke depan Indonesia lewat kekayaan ikan hias yang dimiliki bisa dan mampu menggeser posisi Jepang yang kini berada pada posisi pertama eksportir ikan hias dunia dengan mengandalkan ikan koi, tutur Sugiarto Budiono(ketua Umum Nusatic 2024).

(Red)

 

 

By admin