BOGOR – kabaripost.com
Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan halal bihalal yang diselenggarakan oleh Gapersus (Garda Pembela Rudy Susmanto) bersama besutannya bernama SBI (Senam Bogor Istimewa), Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Sucikan hati dengan berbagi, eratkan silaturahmi dalam kebersamaan, menguatkan persaudaraan melalui sedekah”, yang menjadi ruh dalam seluruh rangkaian acara.
Acara yang digelar di halaman Kantor Mako Gapersus/SBI Gang Nurul Abrol, Jl. Tegar Beriman Cibinong Kabupaten Bogor tersebut dihadiri oleh pengurus, panitia pelaksana, serta keluarga besar organisasi. Kehadiran para anggota dengan penuh semangat menunjukkan komitmen kebersamaan yang terus terjaga di lingkungan Gapersus dan SBI.
Sejak pagi hari, tepatnya mulai pukul 09.00 WIB, panitia telah bersiap untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Berbagai persiapan dilakukan secara gotong royong, mulai dari penataan tempat hingga kesiapan konsumsi bagi para tamu undangan.
Para peserta hadir dengan mengenakan dresscode yang telah ditentukan, yakni kostum Gapersus, Outbound, Tour Drajat, atau bernuansa warna telor asin, yang menambah keseragaman sekaligus memperkuat identitas kebersamaan.
Meski kegiatan inti baru dimulai sekitar pukul 16.00 WIB, suasana kebersamaan sudah terasa sejak awal berkumpulnya panitia. Para anggota yang hadir memanfaatkan waktu untuk saling bertegur sapa dan mempererat hubungan antar sesama.
Acara resmi dibuka langsung oleh pembawa acara. Dengan gaya yang komunikatif, suasana langsung menjadi lebih hidup dan penuh antusiasme dari para peserta yang hadir.
Rangkaian kegiatan kemudian diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ade Surtini yang dilantunkan dengan penuh khidmat, disertai sari tilawah oleh Nur Hasanah.
Selanjutnya, kegiatan halal bihalal diisi dengan sambutan dari pengurus Gapersus yang menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi.
Ketua Panitia, Yani Bohay dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada para donatur dan semua pihak termasuk para panitia dan anggota yang telah menyumbangkan materi, pikiran dan tenaganya hingga acara hari ini dapat terlaksana sesuai dengan harapan bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Leo Purba memberikan arahan kepada seluruh anggota agar tetap konsisten dalam mendukung Rudy Susmanto sejak sebelum hingga kini setelah menjabat sebagai Bupati Kabupaten Bogor.
“Kita harus tetap semangat mendukung Bupati Rudy Susmanto. Ingat, di dada kita ada foto Rudy Susmanto yang kini menjadi bupati dan sedang dibutuhkan oleh lebih dari 4 juta warga Kabupaten Bogor, dari Tenjo hingga Cariu, yang tersebar di 40 kecamatan dengan 19 kelurahan dan 416 desa,” tegas Leo.
Momentum halal bihalal ini juga menjadi ajang saling memaafkan antar anggota, sejalan dengan nilai-nilai Idulfitri yang mengedepankan keikhlasan dan persaudaraan. Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan santunan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama.
Ketua Umum Gapersus, Aliv Simanjuntak, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan anggota yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan acara.
Ia menegaskan bahwa meskipun perjuangan memenangkan Rudy Susmanto telah usai, hubungan silaturahmi sesama anggota tidak boleh terputus.
“Walau perjuangan memenangkan Rudy Susmanto sudah usai, namun silaturahmi sesama anggota tidak boleh terputus dengan begitu saja,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa berbagai kegiatan telah dan akan terus dijalankan secara rutin, seperti santunan yatim, halal bihalal, hingga tour bersama anggota. Selain itu, kegiatan rutin Senam Bogor Istimewa (SBI) yang digelar setiap hari Sabtu juga menjadi sarana mempererat kebersamaan. “Semua itu pada intinya agar silaturahmi tetap terjaga dan tidak pernah terputus,” tambahnya.
Nuansa religius semakin terasa saat tausiah disampaikan oleh Ust. Ginanjar Susana yang mengajak seluruh peserta untuk memperkuat keimanan, menjaga ukhuwah, serta meningkatkan kepedulian sosial.
Usai pembagian santunan yang dilakukan secara simbolik, acara halal bihalal kemudian ditutup dengan sesi foto dan doa bersama menjelang waktu salat magrib dengan suasana penuh kehangatan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta yang hadir. (Red)
