Jakarta – kabaripost.com
Mercedes-Benz SL Club Indonesia (MBSL) bersiap menggelar Musyawarah Nasional (Munas) pada Februari 2026 mendatang di Jakarta. Menariknya, agenda tertinggi organisasi ini akan berlangsung bertepatan dengan bulan suci Ramadan, memberi nuansa yang lebih khidmat bagi klub Mercedes-Benz paling prestisius di Indonesia tersebut.
Munas tersebut menjadi momentum penting di bawah kepemimpinan Presiden MBSL periode 2024–2026, Donny Pur.
Sosok yang dikenal tenang, visioner, dan berwibawa, Donny Pur telah membawa MBSL melangkah ke fase baru, bukan sekadar sebagai komunitas otomotif eksklusif, tetapi sebagai institusi klub yang matang secara organisasi, mandiri secara finansial, dan kuat secara karakter.
Di era Donny Pur, MBSL tampil semakin mandiri, berkelas dan terarah. Perayaan ulang tahun klub menjadi momentum penanda kuat arah kepemimpinannya.
Ulang tahun MBSL ke-17 yang digelar secara mewah dan prestisius di Grandballroom di The St. Regis Jakarta, menghadirkan nuansa gala internasional yang elegan.
Setahun berselang, perayaan HUT ke-18 di Langit Senayan by Plataran tampil lebih spektakuler dengan pesta kembang api yang menghiasi langit seputaran Gelora Bung Karno Jakarta—sebuah momen ikonik nan meriah yang hingga kini masih menjadi perbincangan di kalangan komunitas otomotif premium.
Tak hanya berhenti pada seremoni, Donny Pur memperkuat identitas MBSL melalui rangkaian kegiatan eksklusif yang konsisten dan berkelanjutan. Turnamen golf tahunan dikemas sebagai signature event klub, memadukan olahraga prestisius, jejaring bisnis, dan kegiatan sosial.
Program touring juga dirancang bukan sekadar perjalanan, melainkan luxury driving experience yang menyatukan passion berkendara, gaya hidup, dan brotherhood antarmember.
Lebih jauh, Donny Pur membawa visi strategis yang jarang dimiliki komunitas otomotif, menjadikan MBSL sebagai klub yang memiliki sumber dana mandiri.
Ia mendorong agar event-event besar seperti turnamen golf, gala anniversary, dan kegiatan premium lainnya tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga mampu menciptakan revenue stream bagi organisasi.
“Klub yang dewasa harus mulai berdiri di atas kakinya sendiri. MBSL harus punya sumber daya mandiri, bukan hanya semangat,” ujar Donny Pur dalam salah satu wawancaranya saat ditemui di kantornya dibilangan rasuna said, Jakarta pada 21 Januari 2026.
Lebih lanjut kata Donny Pur, kemandirian finansial akan membuat MBSL lebih leluasa menjalankan program sosial, pengembangan anggota, serta agenda strategis tanpa selalu bergantung pada iuran atau dukungan eksternal.
Menuritnya, visi tersebut menempatkan MBSL bukan sekadar sebagai komunitas hobi, tetapi sebagai gentlemen’s automotive institution—sebuah klub yang dikelola profesional, berkelanjutan, dan memiliki legacy.
“Kami ingin MBSL dikenal bukan hanya karena mobilnya mahal, tetapi karena karakter anggotanya, kekompakannya, dan kelasnya,” tambahnya.
Munas Februari 2026 pun diproyeksikan menjadi lebih dari sekadar forum organisasi. Digelar di bulan Ramadan, acara ini akan dikemas lebih reflektif dan bermakna, memadukan musyawarah, kebersamaan, serta nilai-nilai sosial.
Di sanalah arah MBSL ke depan akan dipertegas: klub yang solid, mandiri, dan berkelas. Dengan fondasi yang telah dibangun melalui event-event prestisius, penguatan kultur internal, serta visi kemandirian organisasi.
Munas 2026 akan menjadi panggung penting untuk menegaskan jati diri MBSL sebagai salah satu klub Mercedes-Benz paling kompak, paling rapi, dan paling berkelas di Indonesia—bukan hanya elit karena mobil, tetapi unggul karena karakter dan legacy.
“Semoga Munas nanti akan melahirkan juga keputusan penting yang akan membawa MBSL sebagai club yang dikelola secara profesional dengan semangat kebersamaan,” pungkas Donny Pur, Sosok Pria ramah yang merupakan pengusaha hotel, menutup. (Ali)
