Bogor — kabaripost.com

Proyek pembangunan di lingkungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor disorot NGO kabupaten Bogor bersatu.

Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas pembangunan konstruksi masih berlangsung.

Namun, proyek tersebut dinilai tidak transparan karena tidak ditemukan papan informasi kegiatan sebagaimana lazimnya proyek pemerintah.

Dari foto bisa dilihat, tampak pekerjaan konstruksi dengan rangka besi dan perancah di sisi bangunan dinas, tetapi tanpa keterangan nilai anggaran, sumber pendanaan, maupun pelaksana pekerjaan.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya terkait keterbukaan informasi proyek di instansi tersebut.

Ketua NGO Kabupaten Bogor Bersatu (KBB), Rizwan Riswanto, menyayangkan minimnya transparansi.

“Ini proyek pemerintah, tapi sangat tertutup. Tidak ada plang informasi. Publik jadi tidak tahu anggaran, siapa pelaksana, dan untuk kegiatan apa,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).

Rizwan juga mempertanyakan urgensi pembangunan tersebut di tengah masalah keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Yang makin aneh, ketika kondisi keuangan Pemkab Bogor sedang bermasalah, justru pembangunan tetap jalan. Padahal bangunan itu tidak begitu krusial,” tegasnya.

Menurutnya, di saat daerah masih menghadapi persoalan pembayaran kewajiban dan tekanan anggaran, semestinya pemerintah lebih selektif dalam menentukan prioritas pembangunan.

“Seharusnya fokus pada kebutuhan mendesak masyarakat, bukan pada proyek yang urgensinya dipertanyakan,” tambah Rizwan.

Ia mendesak Disbudpar Kabupaten Bogor untuk membuka informasi proyek secara lengkap kepada publik, termasuk dasar penganggaran, nilai kontrak, dan tujuan pembangunan, demi mewujudkan transparansi dan akuntabilitas.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Disbudpar Kabupaten Bogor belum memberikan keterangan resmi terkait proyek tersebut dan absennya papan informasi di lokasi pekerjaan ( NGO KBB)

By admin